Hidup adalah sebuah ziarah panjang menuju pantai harapan. Namun sering kali perjalanan hidup hanya tinggal tapak yang berdebuh karena ego anak zaman.Di sinilah kejujuran nurani setiap peziarah diuji untuk setia pada kehidupan yang sedang dihidupinya. Tapi apakah mungkin setiap insan peziarah menerima tawaran kemelut sebagai bagian yang tak terpisahkan dari perjuangannya sekaligus kendaraan empuk yang akan menghantar dia menuju pantai harapan itu? masih dalam sebuah tanda tanya besar antara ya dan tidak. Tapi hema saya, keberhasilan dan kegagalan adalah satu paket perjuangan yang harus diterima oleh siapapun yang menamakan diri peziarah hidup sejati. Kalau tidak demikian maka apapun bentuk perjuangannya akan berujung pada kegagalan dan sakit hati. Beranikah kita menjadi manusia tangguh untuk menerima semua motif perjuangan kita sekalipun sangat menyengat kedamaian nurani kita? Jawaban dari pertanyaan ini sesungguhnya ada dalam waktu yang saat ini berada bersama dalam perjuangan kita.
Hidup adalah sebuah ziarah panjang menuju pantai harapan. Namun sering kali perjalanan hidup hanya tinggal tapak yang berdebuh karena ego anak zaman.Di sinilah kejujuran nurani setiap peziarah diuji untuk setia pada kehidupan yang sedang dihidupinya. Tapi apakah mungkin setiap insan peziarah menerima tawaran kemelut sebagai bagian yang tak terpisahkan dari perjuangannya sekaligus kendaraan empuk yang akan menghantar dia menuju pantai harapan itu?
BalasHapusmasih dalam sebuah tanda tanya besar antara ya dan tidak. Tapi hema saya, keberhasilan dan kegagalan adalah satu paket perjuangan yang harus diterima oleh siapapun yang menamakan diri peziarah hidup sejati. Kalau tidak demikian maka apapun bentuk perjuangannya akan berujung pada kegagalan dan sakit hati. Beranikah kita menjadi manusia tangguh untuk menerima semua motif perjuangan kita sekalipun sangat menyengat kedamaian nurani kita? Jawaban dari pertanyaan ini sesungguhnya ada dalam waktu yang saat ini berada bersama dalam perjuangan kita.